hadirmu~~~
kegelapan datang lagi setelah turunnya mentari
kesunyian menyiksa ruang hati ini
rintik hujan tak kunjung berhenti
sejenak kau hadir dalam lamunan
namun kau tak jua menghilang
bayangmu lewat dihadapanku
seolah kau tahu ku kesepian
kau temaniku dalam impian
sampai ku terlarut dalam suyinya malam
mataku terpejam,
mengingat kenanganku denganmu,
dan perlahan tetesan air mata ini berjatuhan
deras, dan tak berhenti
mencoba hilangkan sosokmu dalam pikiran
sampai kau benar-benar menghilang
tak terlihat, tak terdengar
ku tersadar,
kau hanya sanggup hadir dalam impian,
bukan dalam kenyataan,
bukan di sini,
bukan juga di sisiku
kesunyian menyiksa ruang hati ini
rintik hujan tak kunjung berhenti
sejenak kau hadir dalam lamunan
namun kau tak jua menghilang
bayangmu lewat dihadapanku
seolah kau tahu ku kesepian
kau temaniku dalam impian
sampai ku terlarut dalam suyinya malam
mataku terpejam,
mengingat kenanganku denganmu,
dan perlahan tetesan air mata ini berjatuhan
deras, dan tak berhenti
mencoba hilangkan sosokmu dalam pikiran
sampai kau benar-benar menghilang
tak terlihat, tak terdengar
ku tersadar,
kau hanya sanggup hadir dalam impian,
bukan dalam kenyataan,
bukan di sini,
bukan juga di sisiku
05.42 | | 0 Comments
adakah salah satunya ? »»»
10.
Geliophobia: ketakutan luar biasa terhadap gelak tawa atau berada di
sekitar orang yang tertawa. Penderitanya memiliki kecemasan yang ekstrim saat
menonton lelucon dan pada saat menemukan orang lain tertawa didekatnya.
9. Pantophobia: ketakutan akan segala hal. Penderita
fobia ini dideskripsikan memiliki rasa takut yang semu dan terus-menerus akan
sesuatu yang tidak diketahui dan jahat. Pada kondisi ekstrim, penderitanya bisa
mencapai tahap kegilaan.
8. Hedonophobia: ketakutan akan perasaan senang.
Penderita hedonophobia merasa bersalah bila merasa bahagia. Perasaan ini muncul
karena mereka terlalu memikirkan perasaan orang lain disekitarnya masih
kesusahan.
7. Levophobia: ketakutan pada benda-benda yang
berada di sebelah kiri. Sebaliknya, takut akan sesuatu di sisi kanan disebut
Dextrophobia.
6. Counterphobia: menyukai situasi yang menakutkan.
Phobia ini agak berbeda dengan phobia lainnya. Penderitanya berusaha untuk
menghindari objek yang menjadi sumber ketakutan mereka, sehingga mereka dengan
sengaja mencari sesuatu yang dapat membuat mereka takut.
5. Alliumphobia: ketakutan terhadap bawang putih.
Penderita biasanya mengalami reaksi eksentrik setiap kali mereka melihat atau
mencium bau bawang putih. Banyak orang yang 'memplesetkan' penderita
alliumphobia sebagai jelmaan vampir.
4. Phobophobia: ketakutan akan memiliki rasa takut
itu sendiri atau terhadap fobia itu sendiri. Penyebabnya bisa disebabkan dari
kombinasi peristiwa traumatik dan penyebab internal, seperti masalah genetika
atau keturunan.
3. Cibophobia: ketakutan pada makanan itu sendiri.
Penderitanya menghindari makanan dan menganggap beberapa makanan itu
menjijikkan. Fobia ini sering dianggap sama dengan anorexia, padahal keduanya
amat berbeda.
2. Arachibutyrophobia: ketakutan yang berlebihan pada selai
kacang yang menempel di langit-langit mulut. Orang yang memiliki fobia ini akan
sangat merasa terganggu atau malu untuk mengeluarkan selai yang terjebak di
bagian atas mulutnya, terutama di tempat umum. Akibatnya, penderita fobia ini
tidak akan makan selai kacang seumur hidup mereka.
1.
Hippopotomonstrosesquippedaliophobia: ketakutan pada kata atau kalimat yang
panjang. Penderitanya cenderung mudah marah atau ketakutan saat menemukan
tulisan dengan kalimat yang panjang-panjang.
07.37 | | 0 Comments
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
- Nurul Hilaliyah
- Cirebon, Jawa Barat, Indonesia
- i'm pretty but not beautiful . i sin but not the devil . i'm good but not an angel
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.